RUPA DASAR 2D NIRMANA GARIS
Pada tugas 2 kali ini, saya diminta untuk membuat tugas rupa dasar 2D yang berjudul nirmana garis. Pasti kalian belum terlalu tau, apa itu nirmana garis. Nirmana garis adalah unsur visual yang ada dari goresan atau titk - titik yang berulang. Dikutip dari bahan ajar nirmana Dwimatra DKV Unika Soegijapranata oleh Bayu Widiantoro, pengertian nirmana sendiri merupakan sesuatu yang belum ada makna dari segala sesuatu (abstrak/kosong).
Singkatnya, nirmana disebut sebagai dasar dari sebuah desain. Lebih lanjut, ketahui penjelasan seputar nirmana beserta unsur-unsur konseptualnya di bawah ini.
Nirmana Garis Adalah
Nirmana garis adalah unsur visual yang ada dari goresan atau titik-titik yang berulang. Nirmana garis muncul untuk upaya memperjelas sebuah bentuk atau gambaran sebuah objek.
Apa itu garis dalam nirmana ? Garis dalam nirmana merupakan visualisasi goresan yang tertangkap mata, dan bisa dibuat dengan menyusun titik secara rapat ke arah yang disesuaikan oleh keinginan si pembuat garis. Nirmana garis juga menjadi suatu upaya untuk menunjukkan sebuah batas area dan arah.
Wujud Garis
Berikut merupakan wujud-wujud garis dalam desain grafis :
1. Garis nyata
Garis nyata adalah garis yang pembuatannya menggunakan goresan garis ini muncul akibat goresan yang dibuat.
2. Garis Semu (Maya)
Garis semu merupakan garis yang muncul sebagai efek dari penataan bentuk lain. Garis ini sifatnya imajiner, karena muncul atas perubahan tingkat penerangan, tektstur atau perubahan warna.
Bentuk Nirmana Garis
- Garis lurus (garis yang tidak memiliki perubahan arah)
- Garis lengkung (garis yang hanya memiliki 1 belokan)
- Garis lentur (garis yang memiliki lebih dari 1 belokan)
- Garis zigzag (garis patah yang punya belokan tajam)
Unsur-unsur Penyusunan Garis
Aspek pada variabel dibawab merupakan penyusuanan unsur visual yang bisa diaplikasikan pada penataan garis. Berikut beberapa di antara penyusunan garis :
- Bentuk
- Jumlah
- Arah
- Dimensi
- Jarak
- Kedudu


Komentar
Posting Komentar